Tampilkan postingan dengan label Berita Ringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Ringan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Juni 2011

Terunyan, Kintamani, Bangli - Bali


Terunyan is a village located in the district of Kintamani , Bangli regency , Bali , Indonesia . Terunyan is a place located on Lake Batur , Kintamani . In this area there are traditional funeral is quite unique. Residents who had died his body was buried on a large rock basin which has 7 pieces.

The body is enclosed by a bamboo anyam enough. Uniquely after many days if not embalmed, the body can not spread bad smell.

Indigenous Villages Terunyan regulate the procedures for citizens to bury. In this village there are three grave (sema) that are intended for three types of death are different. When one resident died of natural Terunyan, his corpse will be covered white cloth, diupacarai, then placed without buried under a big tree called Taru incense , at a location called Sema Wayah . However, if the cause of unnatural death, such as accidents, suicide, or murdered, his corpse will be placed at a location called Sema Bantas . As for burying babies and small children, or people who've grown but not married, will be placed in the Sema Young .

Explanation of why the bodies were sprawled casually on sema though it does not cause odor naturally, still occurs decomposition of the bodies is due to Menyan Taru tree, which can remove the smell fragrant and is able to neutralize the smell of rotting corpses. Taru means the tree, while incense is fragrant. Taru incense tree, only grows in this area. Be Tarumenyan who later better known as Terunyan are believed to be the origin of the name of the village.

Pura Besakih "The Mother of Temple"


Pura Besakih adalah pura terbesar yang ada di Bali. Pura Besakih juga sering disebut The Mother of Temple.

Lokasi
Pura Besakih terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, kabupaten Karangasem. Letak Pura ini di kaki Gunung Agung pada lereng Barat Daya pada ketinggian lebih kurang 1000 meter dari permukaan laut yang berjarak dari kota Denpasar lebih kurang 59 km. Gunung Agung yang tingginya lebih kurang 3142 meter adalah gunung yang tertinggi di bali, dan merupakan gunung berapi yang kini masih aktif. Menurut catatan yang ada, gunung Agung sudah pernah meletus lima kali yaitu pada thn 1089, tahun 1143, tahun 1189 dan terakhir pada tahun 1963, yang menimbulakn banyak korban terutama didaerah karangasem dan klungkung. Menurut perkiraan Besakih diambil dari kata “Basuki” yang artinya “Selamat” yang mana dihubungkan dengan riwayat penanaman Panca Datu (lima jenis Logam) oleh Rsi Markandeya.

Sejarah
Berdirinya Pura Besakih dengan pastinya belum dapat diapstikan, tetapi berdasarkan catatan-catat an yang terdapat dalam prasasti logam maupun lontar-lontar dapat disimpulakn bahwa Pura ini pada mulanya merupakan bangunan pelinggih kecil yang kemudian diperbesar dan diperluas secara bertahap dalam tempo yang cukup lama. Dari sumber-sumber catatan itu diketahui bahwa, pada permulaan abad ke sebelas yaitu tahun 1007 Pura Besakih sudah ada, dimana pada waktu itu masa pemerintahan Airlangga di jawa timur (1019-1042) dan empu kuturan menjadi senapati di bali, yang berkedudukan di Silayukti Padangbai kabupaten karangasem. Empu Kuturan memperbesar dan memperluas Pura Besakih dengan membangun pelinggih-pelinggih, meru-meru meniru bangunan pelinggih di jawa seperti yang ada sekarang ini. Sumber lainnya menyebutkan bahwa Maha Rsi Markandeya pindah bersama rombongan sebanyak : 8000 orang dari gunung Rawung di Jawa Timur ke Bali untuk menetap dan membuka tanah-tanah pertanian serta mendirikan Pura Besakih untuk tempat memohon keselamatan dan kesejahtraan dengan menanam Panca Datu seperti yang telah diutarakan diatas. Kemudian masa berikutnya dari jaman pemerintahan Sri Wira Kesari Warmadewa sampai masa pemerintahan Dalem Waturenggong. Pura Besakih tetap mendapatkan pemeliharaan yang baik dalam arti pelinggih-pelinggihnya diperbaiki, arealnya diperluas bahkan oleh Dhang Hyang Dwijendra (Pedanda Sakti Wawu Rauh) ditambah dengan pelinggih beruang tiga yang sekarang terdapat di Pura Penataran Agung Besakih pada sekitar abad ke 16 dimasa pemerintahan Dalem Waturenggong di Bali. Selanjutnya sampai saat ini Pura Besakih merupakan Pura terbesar di Bali, merupakan pusat tempat ibadah bagi umat Hindu di Indonesia dan berada dalam pengelolaan Parisadha Hindu Dharma Pusat. Juga dibantu oleh yayasan Prawartaka Pura Agung Besakih, dengan bantuan dari pemerintah daerah tingkat I Bali, Pemerintah daerah tingkat II se- Bali dan semua lapisan masyarakat umat Hindu Dharma.

Struktur Pura
Kelompok Pura Besakih terdiri atas 18 buah Pura yang terletak di wilayah desa Besakih dan satu buah terletak di wilayah desa Sebudhi kecamatan Selat, kabupaten Karangasem. Adapun letak Pura-Pura itu berturut-turut dari selatan ke utara adalah sebagai berikut :

1. Pura Persimpangan.
Letaknya di desa Kedungdung, di tengah-tengah ladang kurang lebih 1,5 km. Disebelah selatan Pura Penataran Agung yang merupakan Pura kecil. Di Pura ini terdapay 4 buah bangunan dan pelinggih. Fungsinya sebagai tempat persimpangan sementara Bethara Besakih, ketika diadakan upacara melasti (mencari toya ning) ke Toya Sah, ke Tegal Suci atau ke Batu Klotok yang dilakukan tiap-tiap tahun.

2. Pura Dalem Puri
Teletak disebelah utara tikungan jalan terkahir, sebelum sampai di desa Besakih kurang lebih 1 km disebelah barat daya Pura Penataran Agung Besakih. Di Pura ini terdapat 10 bangunan termasuk pelinggih berbentuk gedong beratap ijuk. Fungsinya sebagai linggih bhatari Uma dan Dewi Durga, di Pura ini juga terdapat pelinggih Sang Hyang Prajapati sebagai penguasa roh Manusia. Disebelah utara terdapat tanah lapang yang disebut tegal Penagsar.

3. Pura Manik Mas
Terletak dipinggiran sebelah kiri jalan menuju ke Pura Penatharan Agung, jaraknya lebih kurang 750 meter disebelah selatan Penataran Agung. DiPura ini terdapat 6 buah banguna dan pelinggih, termasuk pelinggih pokoknya berbentuk gedung simpan, bertiang emapt menghadap ke barat. Fungsinya sebagai linggih Ida Ratu Mas Melilit.
4. Pura Bangun Sakti
Terletak disebelah kanan jalan menuju ke Penataran Agung dan disebelah utara Pura Manik Mas. Di Pura itu terdapat empat buah bangunan dan pelinggih. Pelinggih pokok disana ialah gedong Simpan, sebagai linggih Sang Hyang Ananthaboga.

5.Pura Ulun Kulkul
Terletak lebih kurang 350 meter sebelah kiri jalan menuju Pura Penataran Agung. Di Pura ini terdapat tujuh buah bangunan dan pelinggih. Pelinggih yang terpenting disana adalah Gedong Sari beratap ijuk, sebagai linggih Dewa Mahadewa. Pura itu adalah salah satu linggih Dewa Catur Loka Phala, yaitu manifestasinya Sang Hyang Widhi yang menguasai arah barat. Warna perhiasan atau busana di Pura itu, pada waktu upacara, dipergunakan kain serba kuning.

6. Pura Merajan Selonding
terletak diseblah kiri Pura Penataran Agung, disana terdapat lima buah bangunan dan pelinggih. Di Pura itu tersimpan prasasti dan pratima-pratima, dan juga tersimpan gambelan slonding. Menurut catatan sejarah Pura itu adalah bekas bagian dari istana raja yang bernama Sri Wira Dalem Kesari. Kini Pura ini fungsinya sebagai tempat penyimpanan benda-benda Pusaka.

7. Pura Gowa
Terletak disebelah kanan jalan berhadapan dengan Pura Merajan Slonding, dikomplek itu terdapat Gowa yang besar, tetapi bagian-bagiannya sudah banyak yang runtuh. Menurut kepercayaan rakyat, Gowa itu tembus ke Gowa Lawah, disebelah timur kusamba, sebagai gowa untuk Sang Hyang Basuki. Di Pura itu terdapat empat buah pelinggih.

8. Pura Banuwa
Terletak disebelah kanan jalan dihadapan Pura Besakih, kurang lebih 50 meter dari Pura Penataran Agung. Dalam Pura itu terdapat empat buah bangunan dan pelinggih pemujaan pokok di Pura itu ditujukan kepada Dewi Sri dan setiap sasih kepitu (sekitar bulan januari). Disana diadakan upacara Ngusaba Ngeed dan Ngusaba Buluh yang bertujuan mohon kemakmuran di sawah dan di ladang.

9. Pura Mrajan Kanginan
Terletak di sebelah Timur Pura Banuwa, di Pura itu terdapat tujuh bauh bangunan dan pelinggih . Disana ada pelinggih untuk Empu Bradah.

10. Pura Hyang Aluh
Terletak disebelah barat Pura Penataran Agung yang jaraknya kurang lebih dua ratus meter. Didalam terdapat tujuh buah banguanan dan pelinggih. Pelinggih pokok pada Pura ini berbentuk Gedong untuk linggih Ida Ratu Ayu.

11. Pura Basukihan
Letaknya disebelah kanan tangga naik menuju Pura Penataran Agung, disana terdapat sepuluh buah bangunan dan pelinggih. Pelinggih pokoknya berbenuk meru dengan atapnya bertingkat sembilan, sebagai linggih Sang Hyang Naga Basuki.

12. Pura Penataran Agung Besakih
Terletak ditengah-tengah kelompok Pura yang termasuk lingkungan Pura Besakih. Komplek Pura Penataran Besakih termasuk Komplek Pura yang terbesar di Pura Besakih. Terdiri dari tujuh tingkat halaman dengan jumlah bangunan dan pelinggih seluruhnya sebanyak 53 buah. Disana terdapat meru yang besar-besar beratap tujuh tingkat 11,9,7,5,3. Pelinggih yang merupakan pemujaan pokok disana, adalah Padma Tiga sebagai linggih Sang Hyang Widhi Wasa dalam manefestasinya sebagai Tri Purusa yaitu Ciwa, Sadha Ciwa dan Parama Ciwa yang sekaligus merupakan Poros dari Pura-Pura yang lainnya.

13. Pura Batu Madeg
Terletak kurang lebih 150 meter disebelah kanan (utara) Pura Penataran Agung. Pura ini adalah komplek Pura yang besar, dan disana ada 29 buah bangunan dan pelinggih, pelinggih pokoknya berbentuk meru besar beratap ijuk beratap sebelas. Bangunan ini merupakan linggih Dewa Wisnu sebagai manefestasi Sang Hyang Widhi, yang menguasai arah sebelah utara . Warna busana di Pura tersebut adalah serba hitam.

14. Pura Kiduling Kreteg
Terletak kurang lebih 300 meter disebelah kiri (selatan) Pura Penataran Agung, daitas suatu Bukit. Didalamnya terdapat 21 buah bangunan dan Pelinggih. Pelinggih pokoknya adalah meru besar beratap tingkat sebelas sebagai linggih dewa Brahma yaitu manefestasi dari Sang Hyang Widhi sebagai penguasa arah selatan. Komplek Pura itu adalah merupakan komplek Pura yang besar hampir sama besarnya dengan komplek Pura Batu Madeg. Warna busana di Pura tersebut warna Merah.

15. Pura Gelap
Terletak kuranglebih 600 meter pada sebuah bukit sebelah timur Pura Penataran Agung. Didalamnya terdapat enam buah bangunan dan pelinggih. Pelinggih pokoknya adalah meru beratap 3 sebagai linggih Dewa Isawara yaitu manefestasi Sang Hyang Widhi sebagai penguasa arah sebelah timur. Warna busana Pura tersebut adalah warna serba putih.

16. Pura Peninjauan
Terletak kurang lebih 1 km disebelah kanan Pura Penataran Agung pada suatu bukit didalamnya terdapat duabelas buah bangunan dan pelinggih. Pelinggih palin pokok disana berbentuk meru beratap tingkat sebelas tempat Empu Kuturan memohon restu kepada Sang Hyang Widhi dalam rqangka suatu upacara di Gunung Agung.

17. Pura Pengubengan
Letaknya 1,5 km disebelah utara Pura Penataran Agung, didalamnya terdapat enam buah bangunan dan pelinggih. Fungsinya sebagai tempat “Ngayat atau ngubeng” yaitu suatu upacara permakluman kepada Sang Hyang widhi bahwa di Pura Penataran Agung akan dilangsungkan Upacara. Pelinggih pokoknya disana adalah meru beratap tingkat sebelas.

18. Pura Tirtha
Letaknya lebih kurang 300 meter disebelah timur laut Pura Pengubengan. Disana terdapat dua buah bangunan dan pelinggih dan air suci (tirtha). Jika ada upacara di komplek Pura besakih, maka di Pura inilah memohon tirtha(air suci).

19. Pura Pasar Agung
Letaknya di lereng Gunung Agung, melalui desa selat ke desa Sebudi , lalu mendaki kurang lebih empat jam mendaki ke arah utara. Pelinggihnya semua hancur waktu Gunung Agung meletus pada tahun 1963, dan menjelang karya Eka Dasa Rudra di besakih telah mulai diperbaiki secara bertahap sampai sekarang. Selain dari Pura yang disebutkan tadi disekitar Pura Besakih, masih banyak lagi Pura-Pura Pedharman, yang menjadi penyiwaan warga-warga tetapi sesungguhnya tidak bisa dipisahkan dengan Pura Agung Besakih itu sendiri.

The Great Komodo Dragons


Komodo dragon , or a full-called Komodo dragons ( Varanus komodoensis, is a species of lizard in the world who live on the island of Komodo , Rinca , Flores , Gili Motang , and Gili Dasami in Nusa Tenggara is the native Komodo Komodo island is also called by local names ora.

Including family members monitor lizards Varanidae , and klad Toxicofera , dragons are the largest lizards in the world, with an average length of 2-3 meters . Large size is associated with symptoms of island gigantism , the tendency for body meraksasanya certain animals that live in small island linked to the absence of mammalian carnivores on the island where dragons live, and the rate of metabolism of small dragons. Due to large body, these lizards occupy the position of predator peaks that dominate the ecosystems where he lived.

Komodo dragons are found by western researchers in 1910. Her body is great and terrible reputation makes them popular in zoos. Dragons in the wild habitat has been shrinking due to human activities and therefore the IUCN species include the Komodo dragon as vulnerable to extinction. These large lizards are protected under Indonesian law and a national park , namely Komodo National Park , established to protect them.

Anatomy and Morphology
In the wild, adult Komodo dragon usually has a mass of about 70 kilograms, but the dragons are kept in captivity often have a greater body weight. Wild specimens have the largest ever of 3:13 meters long and weighing about 166 kilograms, including the weight of undigested food in his stomach. Although recorded as the largest lizard the Komodo dragon is still alive, but not the longest. This reputation is held by the Papua monitor lizards ( Varanus salvadorii ). dragons have the same tail length with his body, and about 60 pieces of jagged sharp teeth along about 2.5 cm , which is often replaced. Saliva dragons are often mixed with a little blood because of his teeth almost completely covered by gingival tissue and the tissue is torn during the meal. This condition creates an ideal environment for the growth of bacteria that live off in their mouths. The Komodo has a long tongue, yellow and forked. Komodo dragons male larger than females, with skin color from dark gray to brick red, while more female dragons are green olives, and a small piece of yellow on the throat. Young dragons more colorful, with yellow, green and white on a black background.

Physiology
Komodo has no sense of hearing, despite having the ear hole. The Komodo is able to see as far as 300 m, but because the retina has only cone cells , these animals seem not so good to see in the darkness of night. Komodo dragons are able to distinguish colors but not much ability to distinguish between objects that do not move. The Komodo dragon uses his tongue to detect taste and smell stimuli , like other reptiles, with a sense of vomeronasal use Jacobson's organ , an ability that can help navigation in the dark. With the help of wind and habits cocked his head to the right and left when walking, dragons can detect the presence of carrion as far as 4-9.5 miles. dragons nostrils smell is not a good tool because they do not have the midriff . This animal has no sense of taste on her tongue, there are few nerve endings of taste in the back of the throat.

Ecology, behavior and way of life
Komodo dragons are naturally found only in Indonesia, on Komodo, Flores and Rinca and several other islands in Nusa Tenggara . Life in the open dry grasslands, savannas and tropical forests at low altitude, these lizards like the place is hot and dry. They are active during the day, although sometimes also active at night. Komodo dragons are solitary animals, gathered together only at meals and breed. These great reptiles could run faster to 20 miles per hour at short distances, swim very well and can dive as deep as 4.5 meters; as well as clever climb trees using their strong claws. To catch prey that are beyond its reach, the Komodo dragon may stand on its hind legs and uses its tail for support. With increasing age, more dragons using his claws as weapons, because of its large size trouble climbing trees.

For shelter, dragons dig holes 1-3 meters wide with front legs and strong claws. Because of his body and the habit of sleeping in the hole, the Komodo dragon can maintain body heat during the night and reduce the time soaking up the next morning. The Komodo dragon is generally hunt during the day until late afternoon, but still take shelter during the hottest part of the day. dragons hiding places are usually located in the dunes or hills with the sea breeze, is open from vegetation , and here and there animal feces scattered inhabitants. This place is generally also a strategic location to ambush deer .
Komodo dragon scales, some of which are reinforced with bone, have the sensors connected to nerves that facilitate excitatory touch. The scales around the ears, lips, chin, and soles of the feet have three or more sensory stimulation.

Komodo never considered deaf when research found that the whisper, the voice rising and shouting did not result in agitation (noise) in the wild dragons. This was refuted later when employees ZSL London Zoo , Joan Proctor trained lizards to come out to eat with his voice, even when he is not seen by the lizards.

Behavior eat
Komodo is an animal carnivores . Although they eat mostly carrion, showed that they also hunt live prey by sneaking off followed by a sudden attack against the victim. When prey comes near the hiding place of dragons, the animals immediately attacked him on the bottom side of the body or throat. Park to find their prey using a keen sense of smell, which can find the animal dead or dying at a distance of up to 9.5 kilometers.

These ancient reptiles ate in a way to rip big chunks of meat and then swallow it round front leg while holding the body of its prey. For small prey up for goats , their meat can be spent once swallow. Stomach contents of prey in the form of plants normally left untouched. Saliva redness and come out in large quantities very helpful dragons in swallowing prey. However, the process still takes time to swallow a long, 15-20 minutes is required to swallow a goat. Komodo dragons are sometimes trying to speed up the process of swallowing it by emphasizing carrion prey into a tree , so that carcasses can be entered through the throat. And sometimes all efforts to suppress it so hard that the tree be collapsed. In order to avoid so as not to choke when swallowing, dragons breathe through a small channel under the tongue, which relate directly to his lungs . The jaws that can be developed freely, his skull is pliable and can stomach the extraordinary stretchy allows dragons eat large prey, up to 80% of its own body weight in one meal. After the meal, the stuffed dragons dragged himself looking sunshine for sunbathing and speed up the process of digestion. If not, the food can rot in his stomach and poison their own bodies. Because metabolism is slow, big dragons can survive by just eating 12 times a year or approximately once a month. After the meat undigested prey, dragons spewing the remains of horns, hair and teeth its prey, in clumps of mucus mixed with the smell foul, which clumps known as gastric pellets . After that dragons brushed his face to the ground or into the bushes to clean up the remnants of mucus that is still attached; behavior suggests that dragons, like humans, not like the smell of his own spittle.

Can and bacteria
In late 2005, researchers from the University of Melbourne, Australia , concluded that Perentie lizard ( Varanus giganteus ) and other lizards, monitor lizards, and lizards from the tribe Agamidae, probably have some sort of can . As long as it is known that injuries from the bite of these animals are very prone to infection because of bacteria that live in the mouth of these lizards, but the researchers suggest that the direct effect that appears in the bite wounds were caused by the entry can be powered medium. These researchers have observed the wounds in the hands of humans from the bite lizard Varanus varius , V. scalaris and dragons, and all showed a similar reaction: rapid swelling within minutes, local disturbances in blood clotting, pain that gripped up to the elbow, with some symptoms that last up to several hours later. A gland which can contain which is very poisonous been successfully retrieved from the mouth of a Komodo dragon at the Singapore Zoo , and convince the researchers would be content that belongs to the Komodo dragon.

In addition to containing can, komodo dragons saliva also has a variety of bacterial kill in it; more than 28 bacterial Gram-negative and 29 Gram-positive have been isolated from this saliva. The bacteria that cause septicemia in their victims; if the dragons bite not directly kill prey and prey that can escape, generally these pesky prey will die within one week due to infection. The most deadly bacteria in Komodo dragon saliva is probably bacteria Pasteurella multocida is very deadly; known through experiments with laboratory mice. Because the Komodo dragon appears immune to its own microbes, much research done to look for the antibacterial molecule in the hope that can be used for human treatment.

The mating season occurs between May and August , and eggs laid in September. During this period, male dragons battle to defend the females and territory by way of "grappling" with another male standing on his hind legs. Komodo the loser will fall and the "locked" to the ground. Both male Komodo dragon that can vomit or defecate when preparing for battle. The winner will fight long tongue flicked on the female body to see the female acceptance. The female Komodo dragons are antagonistic and resist with their claws and teeth during the early phase pairs. Furthermore, males have to fully control the female during intercourse so as not to hurt. Other behaviors that are shown during this process is the male rubbing their chins on the female, hard on the back scratching and licking. copulation occurs when males enter one hemipenisnya into the female cloaca. The Komodo dragon can be monogamus and form a "pair , "a rare trait for a lizard.

Females will lay their eggs on the ground hole, scraping the cliff of the hill or mound nests burnt-orange legs that have been abandoned. Komodo would prefer to keep their eggs in nests that had been abandoned. An average dragons nest contained 20 eggs that will hatch after 7-8 months. Females lay on the eggs to incubate and protect it until hatch in the vicinity of the month April , at the end of the rainy season when there are so many insects.

Business incubation process is exhausting for children dragons, which came out of the egg shell after tore with egg tooth to be dated after the heavy work is completed. After successfully tore eggshells, the baby dragons to lay their eggs in the shell for a few hours before starting to dig out their nests. When hatched, the babies are not just how helpless and can be eaten by predators.

Young Komodo dragons spend their first years on the tree, where they are relatively safe from predators, including adult dragons are cannibals, which is about 10% of food is a young iguana iguana-hunted successfully. Komodo takes three to five years to mature, and can live more than 50 years.

In addition to the normal reproductive process, there are several examples of cases of female dragons to produce children without the presence of males ( parthenogenesis ), a phenomenon also known to appear in several other reptile species such as Cnemidophorus .

Sungai, a Komodo dragon at London Zoo , has been laying eggs in early 2006 after the split of males for more than two years. Scientists initially thought that these dragons can store sperm for some time the result of mating with a male Komodo dragon at the previous time, an adaptation known as superfekundasi .

On 20 December 2006 , it was reported that Flora, the Komodo dragon living in Chester Zoo , UK is the second dragons are known to produce eggs without fertilization (conception of marriage): he took out 11 eggs, and 7 of them managed to hatch. Researchers from the University of Liverpool in northern England perform genetic tests on three eggs that failed to hatch after moved into the incubator, and proved that Flora did not have physical contact with male dragons. After this surprising finding, and testing conducted on the eggs of the River and found that the eggs and even then produced without fertilization from the outside.

Komodo has a sex determination system of chromosomal ZW , not the XY sex determination system . Flora of androgynous male offspring, indicating the occurrence of several things. Flora is that the eggs are not fertilized are haploid at first and then doubling the chromosomes themselves become diploid , and that he did not produce diploid eggs, as can occur if one-reduction division process of meiosis in the ovaries fail. When a female Komodo dragon (a ZW sex chromosomes) to produce the child in this way, he passed only one of the pairs of chromosomes that dipunyainya, including one of two sex chromosomes. A single set of chromosomes is then duplicated in the egg, which is growing at a partenogenetika. Eggs that received Z chromosome would be a ZZ (male), and who receive W chromosome will become WW and fail to develop.

Suspected that this kind of reproductive adaptation allows an animal to enter a female ecological niches isolated (as islands) and then by parthenogenesis produce male offspring. Through marriage with his son on the next time these animals to form a population that reproduce sexually, being able to produce male and female offspring. Although these adaptations are beneficial, the zoo needs to be alert because parthenogenesis may be able to reduce genetic diversity.

On January 31, 2008, Sedgwick County Zoo in Wichita, Kansas became the zoo who first documented parthenogenesis in Komodo dragons in America. The zoo has two adult female Komodo dragon, which is one of them produced 17 eggs in 19 to 20 May 2007. Only two eggs are incubated and hatched because the issue of space availability; the first hatched on January 31, 2008, followed by the second on February 1. Both children were androgynous male Komodo dragon.

The development started with Komodo evolution clan Varanus , which appeared in Asia about 40 million years ago and then migrated to Australia . About 15 million years ago, meeting the continental shelf of Australia and Southeast Asia allows the lizard to move toward the area known as Indonesia now. Komodo dragons are believed to have evolved from ancestors of Australian at about 4 million years ago, and expanded the territory spreading as far east Timor . Changes in sea-surface height changes since Glacial period has made ​​the dragons questionnaire was limited to the current distribution area.

In the collection, most large-sized Komodo dragons usually eat first, followed by smaller according to hierarchy . Showed the greatest male dominance through body language and desisannya; are greeted with the same language by male-male other smaller ones to show its recognition of that power. Komodo dragons are the same size, may be fighting pitted forces, by a kind of wrestling monitor lizards, until one of them to admit defeat and retreat, although sometimes the loser may have been killed in a fight and devoured by the winner.

Komodo dragons prey very varied, covering a variety of invertebrates , other reptiles (including smaller-bodied dragons), birds and their eggs, mammals small, monkeys , wild pigs , goats , deer , horses , and buffalo . Young dragons eat insects , eggs, lizards , and small mammals. Sometimes dragons are also prey on humans and the corpses were exhumed from a shallow grave pit. This habit causes Komodo islanders avoid sandy ground and choose burying the corpse in clay, and covered it with stones so as not to dig dragons. There is also a suspect that dragons evolve to eat pygmy elephants Stegodon who ever lived on Flores . Komodo also been observed when the startling and scare the deer a female who was pregnant, hoping for a miscarriage and the fetus can be eaten carcass, a behavior that is also found in large predators in Africa .

Because no midriff , dragons can not breathe in water or licking water to drink (like cats ). Instead, the dragons 'scoop' the water with the rest of his mouth, then lifted his head for the water to flow into his stomach.

Discovery
Komodo was first documented by Europeans in 1910. His name was expanded after 1912, when Peter Ouwens, director of the Zoological Museum at Bogor , published a paper about the dragons after receiving the photo and the skin of this reptile. Later, the Komodo dragon is the driving factor to do an expedition to Komodo Island by W. Douglas Burden in 1926. After returning with 12 preserved specimens and 2 tails dragons live, this expedition provided the inspiration for the movie King Kong in 1933. W. Douglas Burden is the one who first gave the name "Komodo dragon" to this animal. Three of the specimens obtained dragons reshaped into animals on display and up to now are still stored at the American Museum of Natural History .

Research
The Dutch, realizing this reduction in the number of animals in the wild, forbidding hunting dragons and limit the number of animals taken for scientific research. Komodo Expedition halted during World War II , and not resumed until the 1950s and '60an when done studies on feeding behavior, reproduction and body temperature dragons. In those years, an expedition was designed to examine the other dragons in the long term. This task fell to the Auffenberg family, who then lived for 11 months on the island of Komodo in 1969. During that time, Walter Auffenberg and Son writer as his assistant, managed to capture and mark more than 50 fish dragons. The results of this expedition was very influential on increasing breeding dragons. subsequent studies then provide a better picture brighter and clear about the nature of dragons, that biologists such as Claudio Ciofi can resume a more in-depth study.

Conservation
Komodo dragons are the species vulnerable to extinction, and categorized as Vulnerable species on the list IUCN Red List . Around 4000-5000 dragons tail is estimated to still live in the wild. This population is limited spread in the islands of Rinca (1,300 head), Gili Motang (100), Gili Dasami (100), Komodo (1,700), and Flores (probably about 2,000 in number). However, there are concerns about population This is because estimated from whom only 350 females to stay productive and can breed. Based on these concerns, in 1980 the Government of Indonesia approved the establishment of the Park to protect the Komodo dragon populations and ecosystems in several islands including Komodo, Rinca, and Padar.

Later it provided for the Nature Reserve and Wolo Tado Wae Wuul on the island of Flores to help conservation of dragons. [44] But on the other hand, there is evidence which shows that the Komodo dragon, at least in part, been accustomed to human presence. Komodo dragons are accustomed-fed cattle carcasses, as an attraction to draw tourists to visit several locations.

Activity volcanism , earthquakes, destruction of habitat, fire (dragons on Padar population is almost extinct because of natural fires, reduced prey, increased tourism, and poaching, all contribute to the status of vulnerable that carried dragons. CITES ( the Convention on International Trade in Endangered Species ) has determined that the trade dragons, skin, and other products from these animals is illegal.

Although rare, Komodo dragons are known to kill humans. On June 4, 2007, a Komodo dragon is known to attack a boy aged eight years. This child later died from severe bleeding from his wounds. This is the first record of a fatal attack in the last 33 years.

Captive breeding
Komodo dragons have long since become an interesting spectacle at various zoos , mainly because of body size and reputation that made ​​him so popular. Yet these animals rarely possess the zoo, because dragons are vulnerable to infection and disease caused by parasites, and not easy to breed.

Komodo dragons are first exhibited at the Smithsonian Zoo in 1934, but these animals survived only for two years. Efforts to preserve these reptiles continue, but the age of this animal in tangkaran not too long, an average of only 5 years at the zoo. Research conducted by Walter Auffenberg above, the results were published as a book The Behavioral Ecology of the Komodo Monitor , ultimately allowing the maintenance and breeding of this endangered species in captivity.

It has been observed that many individuals are kept dragons show a benign behavior for a certain period. It was reported on numerous times events, that the handlers managed to bring out the dragons from their enclosures to interact with visitors, including children among them, without any consequences which endanger visitors. [48] [49] Komodo dragons seem to recognize the people one by one. Ruston Hartdegen of Zoos Dallas reported that komodo dragons dipeliharanya-react differently when faced with a handler who usually take care of, with another handler who more or less already known, or with a handler who is not yet known.

Research on domesticated dragons prove that these animals love to play. A study of dragons who would push a shovel left by his keeper, clearly shows that the animal is attracted to shovel the sound generated when shifted along the rocky surface. A young female dragon at the National Zoo in Washington, DC happy to reach out and shake various objects including statues, beverage cans, plastic circle, and blankets. Komodo is also pleased to enter his head stuffed into boxes, shoes, and various other objects. Komodo is not can not distinguish objects mentioned with food, he'd eat it if things had been smeared with the blood of rats. Behavior of this play can be compared with the behavior of mammalian play.

Another note about the pleasure of playing dragons obtained from the University of Tennessee . A young dragon named "Kraken" playing with plastic bracelets, shoes, buckets, and cans, by pushing, hitting hit her, and took it with her ​​mouth. Kraken treat objects that are different from what the food, push-Gordon Burghardt-researchers conclude that these animals have dispelled the notion that such a game is "motivated predatory behavior-predation".

Dragons that seem benign can behave aggressively even in unexpected ways, especially if its territory is violated by someone who did not know. In June 2001, a Komodo dragon attacks causing serious injury to Phil Bronstein - Daily executive editor of the San Francisco Chronicle and the former husband Sharon Stone , a famous American actress - when she entered the animal's cage at the invitation of his keeper. Bronstein was bitten by a Komodo dragon in her bare feet, after the handler told him to open his white shoes, which is feared could attract the attention of the dragons. Although he managed to escape, but he needs surgery to reconnect the tendon muscles are injured.

Kamis, 26 Mei 2011

The ten worst passwords on the web, and why you really should read this article


You’re not fooling anyone with that “123456” password of yours. “Password” isn’t much better, and sorry ladies, but “princess” is also no good. These are among the findings in a report released by Imperva, a data security firm that analyzed 32 million passwords recently exposed in the Rockyou.com breach. Not only did they identify the most common, and thus easily-guessable passwords, but they also suggested some effective methods for creating secure ones.

Rockyou.com is a website where users can develop apps to use on social networking sites. Last December, a hacker gained access to all of Rockyou’s members’ usernames, email addresses and passwords (which had been stored in plain, unencrypted text) and posted the passwords to the Internet. Given that many people use the same username and password for all of their online dealings, such as banking, the results could have been disastrous. Fortunately, the perpetrator seemed to be mainly interested in exposing Rockyou’s insufficient security, as they didn’t post the usernames or emails.

Imperva analyzed the hacked data, and compiled their findings in the Consumer Password Worst Practices report. Of the 32 million passwords involved, the ten most common were:

123456
12345
123456789
Password
iloveyou
princess
rockyou
1234567
12345678
abc123

It was found that almost half of the members used names, slang words, proper words, or trivial passwords such as consecutive digits, or adjacent keys on the keyboard.

So, what sort of password SHOULD people be using?

Imperva made the following recommendations:

- It should contain at least eight characters (30% of users had passwords that were six letters or less)
- It should contain a mix of four different types of characters (i.e: upper case, lower case, numbers, symbols)
- It should not be a name, word, or contain any part of your name or email address

The report also suggests using a different password for every website, not sharing your passwords with third parties, and using the first letters of each word in a sentence as your password (For instance, “this little piggy went to market” would be “tlpWENT2m”).

“The data provides a unique glimpse into the way that users select passwords and an opportunity to evaluate the true strength of passwords as a security mechanism,” said Imperva CTO Amichai Shulman. “Never before has there been such a high volume of real-world passwords to examine.”

Kamis, 19 Mei 2011

Manfaat 6 Cangkir Kopi

TEMPO Interaktif, Rajin minum kopi ada manfaatnya. Sebuah penelitian mengungkapkan mengkonsumsi enam cangkir kopi tiap hari mengurangi risiko terkena kanker prostat

Penelitian yang dilakukan selama 20 tahun tersebut melibatkan 50.000 pria. Para peneliti dari Harvard University meneliti catatan kesehatan para responden, pola makan dan berapa banyak mereka mengkonsumsi kopi tiap hari. 

Hasilnya, pria yang minum enam cangkir kopi tiap hari lebih rendah risiko terkena kanker prostat dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsi kopi. Meski jelas bermanfaat, para peneliti dari Harvard University tidak menyarankan non peminum kopi untuk mengubah kebiasaannya. 

Yang menarik, para peneliti menemukan gaya hidup para peminum kopi sebenarnya kurang sehat. Mereka rata-rata merokok dan kurang olahraga. Para peneliti belum bisa menemukan jawaban mengapa gaya hidup yang tidak sehat mempengaruhi peminum kopi yang rendah terkena risiko kanker prostat. 

Namun para peneliti menduga antioksidan yang terkandung di kopi memangkas pria terkena kanker prostat. "Bila benar, maka kopi bisa dikembangkan untuk menghambat seseorang terserang kanker prostat," kata Kathryn Wilson, ketua penelitian ini. 

Helen Rippon, kepala penelitian Prostate Cancer Charity mengatakan penelitian lanjutan perlu dilakukan lagi, terutama jenis biji kopi yang mana dan penyajian seperti apa. "Agar benar-benar terbukti bahwa kopi bisa menurunkan risiko terkena kanker prostat," katanya. 

Sabtu, 07 Mei 2011

Asal Usul Selat Bali

Pada jaman dahulu kala, ada seorang pemuda bernama Manik Angkeran. Ayahnya seorang Begawan yang berbudi pekerti luhur, yang bernama Begawan Sidi mantra. Walaupun ayahnya seorang yang disegani oleh masyarakat sekitar dan memiliki pengetahuan agama yang luas, tetapi Manik Angkeran adalah seorang anak yang manja, yang kerjanya hanya berjudi dan mengadu ayam seperti berandalan-berandalan yang ada di desanya.Mungkin ini karena ia telah ditinggal oleh Ibunya yang meninggal sewaktu melahirkannya. Karena kebiasaannya itu, kekayaan ayahnya makin lama makin habis dan akhirnya mereka jatuh miskin.


Walaupun keadaan mereka sudah miskin, kebiasaan Manik Angkeran tidak juga berkurang, bahkan karena dalam berjudi ia selalu kalah, hutangnya makin lama makin banyak dan ia pun di kejar-kejar oleh orang-orang yang dihutanginya. Akhirnya datanglah Manik ketempat ayahnya, dan dengan nada sedih ia meminta ayahnya untuk membayar hutang-hutangnya. Karena Manik Angkeran adalah anak satu-satunya, Begawan Sidi Mantra pun merasa kasihan dan berjanji akan membayar hutang-hutang anaknya.

Maka dengan kekuatan batinnya, Begawan Sidi Mantra mendapat petunjuk bahwa ada sebuah Gunung yang bernama Gunung Agung yang terletak di sebelah timur. Di Gunung Agung konon terdapat harta yang melimpah. Berbekal petunjuk tersebut, pergilah Begawan Sidi Mantra ke Gunung Agung dengan membawa genta pemujaannya.

Setelah sekian lama perjalanannya, sampailah ia ke Gunung Agung. Segeralah ia mengucapkan mantra sambil membunyikan gentanya. Dan keluarlah seekor naga besar bernama Naga Besukih.

“Hai Begawan Sidi Mantra, ada apa engkau memanggilku?” tanya sang Naga Besukih.

“Sang Besukih, kekayaanku telah dihabiskan anakku untuk berjudi. Sekarang karena hutangnya menumpuk, dia dikejar-kejar oleh orang-orang. Aku mohon, bantulah aku agar aku bisa membayar hutang anakku!”

“Baiklah, aku akan memenuhi permintaanmu Begawan Sidi Mantra, tapi kau harus menasehati anakmu agar tidak berjudi lagi, karena kau tahu berjudi itu dilarang agama!”

“Aku berjanji akan menasehati anakku” jawab Begawan Sidi Mantra.

Kemudian Sang Naga Besukih menggetarkan badannya dan sisik-sisiknya yang berjatuhan segera berubah emas dan intan.

“Ambillah Begawan Sidi Mantra. Bayarlah hutang-hutang anakmu. Dan jangan lupa nasehati dia agar tidak berjudi lagi.”

Sambil memungut emas dan intan serta tak lupa mengucapkan terima kasih, maka Begawan Sidi Mantra segera pergi dari Gunung Agung. Lalu pulanglah ia ke rumahnya di Jawa Timur. Sesampainya dirumah, di bayarlah semua hutang anaknya dan tak lupa ia menasehati anaknya agar tidak berjudi lagi.

Tetapi rupanya nasehat ayahnya tidak dihiraukan oleh Manik Angkeran. Dia tetap berjudi dan mengadu ayam setiap hari. Lama-kelamaan, hutang Manik Angkeran pun semakin banyak dan ia pun di kejar-kejar lagi oleh orang-orang yang dihutanginya. Dan seperti sebelumnya, pergilah Manik Angkeran menghadap ayahnya dan memohon agar hutang-hutangnya dilunasi lagi.

Walaupun dengan sedikit kesal, sebagai seorang ayah, Begawan Sidi Mantra pun berjanji akan melunasi hutang-hutang tersebut. Dan segera ia pun pergi ke Gunung Agung untuk memohon kepada Sang Naga Besukih agar diberikan pertolongan lagi.

Sesampainya ia di Gunung Agung, dibunyikannya genta dan membaca mantra-mantra agar Sang Naga Besukih keluar dari istananya.

Tidak beberapa lama, keluarlah akhirnya Sang Naga Besukih dari istananya.

“Ada apa lagi Begawan Sidi Mantra? Mengapa engkau memanggilku lagi?” tanya Sang Naga Besukih.

“Maaf Sang Besukih, sekali lagi aku memohon bantuanmu agar aku bisa membayar hutang-hutang anakku. Aku sudah tidak punya apa-apa lagi dan aku sudah menasehatinya agar tidak berjudi, tapi ia tidak menghiraukanku.” mohon Begawan Sidi Mantra.

“Anakmu rupanya sudah tidak menghormati orang tuanya lagi. Tapi aku akan membantumu untuk yang terakhir kali. Ingat, terakhir kali.”

Maka Sang Naga menggerakkan tubuhnya dan Begawan Sidi Mantra mengumpulkan emas dan permata yang berasal dari sisik-sisik tubuhnya yang berjatuhan. Lalu Begawan Sidi Mantra pun memohon diri. Dan setiba dirumahnya, Begawan Sidi Mantra segera melunasi hutang-hutang anaknya.

Karena dengan mudahnya Begawan Sidi Mantra mendaptkan harta, Manik Angkeran pun merasa heran melihatnya. Maka bertanyalah Manik Angkeran kepada ayahnya, “Ayah, darimana ayah mendapatkan semua kekayaan itu?”

“Sudahlah Manik Angkeran, jangan kau tanyakan dari mana ayah mendapat harta itu. Berhentilah berjudi dan menyabung ayam, karena itu semua dilarang oleh agama. Dan inipun untuk terakhir kalinya ayah membantumu. Lain kali apabila engkau berhutang lagi, ayah tidak akan membantumu lagi.”

Tetapi ternyata Manik Angkeran tidak dapat meninggalkan kebiasaan buruknya itu, ia tetap berjudi dan berjudi terus. Sehingga dalam waktu singkat hutangnya sudah menumpuk banyak. Dan walaupun ia sudah meminta bantuan ayahnya, ayahnya tetap tidak mau membantunya lagi. Sehingga ia pun bertekad untuk mencari tahu sumber kekayaan ayahnya.

Bertanyalah ia kesana kemari, dan beberapa temannya memberitahu bahwa ayahnya mendapat kekayaan di Gunung Agung. Karena keserakahannya, Manik Angkeran pun mencuri genta ayahnya dan pergi ke Gunung Agung.

Sesampai di Gunung Agung, segeralah ia membunyikan genta tersebut. Mendengar bunyi genta, Sang Naga Besukih pun merasa terpanggil olehnya, tetapi Sang Naga heran, karena tidak mendengar mantra-mantra yang biasanya di ucapkan oleh Begawan Sidi Mantra apabila membunyikan genta tersebut.

Maka keluarlah San Naga untuk melihat siapa yang datang memangilnya.

Setelah keluar, bertemulah Sang Naga dengan Manik Angkeran. Melihat Manik Angkeran, Sang Naga Besukih pun tidak dapat menahan marahnya.

“Hai Manik Angkeran! Ada apa engkau memanggilku dengan genta yang kau curi dari ayahmu itu?”

Dengan sikap memelas, Manik pun berkata “Sang Naga bantulah aku. Berilah aku harta yang melimpah agar aku bisa membayar hutang-hutangku. Kalau kali ini aku tak bisa membayarnya, orang-orang akan membunuhku. Kasihanilah aku.”

Melihat kesedihan Manik Angkeran, Sang Naga pun merasa kasihan.

“Baiklah, aku akan membantumu.” jawab Sang Naga Besukih.

Setelah memberikan nasehat kepada Manik Angkeran, Sang Naga segera membalikkan badannya untuk mengambil harta yang akan diberikan ke Manik Angkeran. Pada saat Sang Naga membenamkan kepala dan tubuhnya kedalam bumi untuk mengambil harta, Manik Angkeran pun melihat ekor Sang Naga yang ada dipemukaan bumi dipenuhi oleh intan dan permata, maka timbullah niat jahatnya. Manik Angkeran segera menghunus keris dan memotong ekor Sang Naga Besukih. Sang Naga Besukih meronta dan segera membalikkan badannya. Akan tetapi, Manik Angkeran telah pergi. Sang Naga pun segera mengejar Manik ke segala penjuru, tetapi ia tidak dapat menemukan Manik Angkeran, yang ditemui hanyalah bekas tapak kaki Manik Angkeran.

Maka dengan kesaktiannya, Sang Naga Besukih membakar bekas tapak kaki Manik Angkeran. Walaupun Manik Angkeran sudah jauh dari Sang Naga, tetapi dengan kesaktian Sang Naga Besukih, ia pun tetap merasakan pembakaran tapak kaki tersebut sehingga tubuh Manik Angkeran terasa panas sehingga ia rebah dan lama kelamaan menjadi abu.

Di Jawa Timur, Begawan Sidi Mantra sedang gelisah karena anaknya Manik Angkeran telah hilang dan genta pemujaannya juga hilang. Tetapi Begawan Sidi Mantra tahu kalau gentanya diambil oleh anaknya Manik Angkeran dan merasa bahwa anaknya pergi ke Gunung Agung menemui Sang Naga Besukih. Maka berangkatlah ia ke Gunung Agung.

Sesampainya di Gunung Agung, dilihatnya Sang Naga Besukih sedang berada di luar istananya. Dengan tergesa-gesa Begawan Sidi Mantra bertanya kepada Sang Naga Besukih “Wahai Sang Besukih, adakah anakku Manik Angkeran datang kemari?”

“Ya, ia telah datang kemari untuk meminta harta yang akan dipakainya untuk melunasi hutang-hutangnya. Tetapi ketika aku membalikkan badan hendak mengambil harta untuknya, dipotonglah ekorku olehnya. Dan aku telah membakarnya sampai musnah, karena sikap anakmu tidak tahu balas budi itu. Sekarang apa maksud kedatanganmu kemari, Begawan Sidi Mantra?”

“Maafkan aku, Sang Besukih! Anakku Cuma satu, karena itu aku mohon agar anakku dihidupkan kembali.” mohon Sang Begawan.

“Demi persahabatan kita, aku akan memenuhi permintaanmu. Tapi dengan satu syarat, kembalikan ekorku seperti semula.” kata Sang Naga Besukih.

“Baiklah, aku pun akan memenuhi syaratmu!” jawab Begawan Sidi Mantra.

Maka dengan mengerahkan kekuatan mereka masing-masing, Manik Angkeran pun hidup kembali. Demikian pula dengan ekor Sang Naga Besukih bisa kembali utuh seperti semula.

Dinasehatinya Manik Angkeran oleh Sang Naga Besukih dan Begawan Sidi Mantra secara panjang lebar dan setelah itu pulanglah Begawan Sidi Mantra ke Jawa Timur. Tetapi Manik Angkeran tidak boleh ikut pulang, ia harus tetap tinggal di sekitar Gunung Agung. Karena Manik Angkeran sudah sadar dan berubah, ia pun tidak membangkang dan menuruti perintah ayahnya tersebut.

Dan dalam perjalanan pulangnya, ketika Begawan Sidi Mantra sampai di Tanah Benteng, di torehkannya tongkatnya ke tanah untuk membuat batas dengan anaknya. Seketika itu pula bekas torehan itu bertambah lebar dan air laut naik menggenanginya. Dan lama kelamaan menjadi sebuah selat. Selat itulah yang sekarang di beri nama “Selat Bali”.

Sumber: bali-directory.com

Senin, 11 April 2011

"Grease"


During summer vacation of 1959, local boy Danny Zuko (John Travolta) and holiday-maker Sandy Olsson (Olivia Newton-John) meet at the beach and fall in love. When the summer comes to an end, Sandy, who is going back to Australia, frets that they may never meet again, but Danny tells her that their love is "only the beginning." The animated opening credits follow (Grease), introducing the primary cast.

On the first day of school at Rydell High following the end of summer, Danny, a greaser, is reunited with his friends, the T-Birds: his bad-boy best friend Kenickie (Jeff Conaway) and their three bumbling sidekicks, Doody (Barry Pearl), Putzie (Kelly Ward), and Sonny (Michael Tucci). The Pink Ladies, the T-Birds' female counterparts—raunchy leader Betty Rizzo (Stockard Channing), sophisticated Marty (Dinah Manoff), and juvenile Jan (Jamie Donnelly)—arrive and claim that they're going to "rule the school" in their senior year. Sandy, whose family had unexpectedly cancelled their plans to return to Australia, enrolls at Rydell and is shown around the school by Frenchy (Didi Conn), another Pink Lady. At lunchtime, Danny and Sandy share memories of their summer romance with their respecive friends, unaware of the other's presence at the school (Summer Nights). Rizzo is surprised when Sandy reveals Danny's name on the way back to class, but the Pink Ladies keep quiet about Danny's presence at the school.

The Pink Ladies decide to reunite Danny and Sandy. Initially ecstatic upon seeing Sandy again, Danny quickly attempts to cover his excitement and maintain his cool image in front of the T-Birds, which upsets Sandy. Frenchy decides to cheer Sandy up by inviting her and the other Pink Ladies to a slumber party at her house. However, Sandy's naïve behaviour irriates the other girls. Rizzo leads the girls in mocking Sandy (Look at Me, I'm Sandra Dee) after Sandy leaves the room. When Sandy returns, she is embarrassed to find her new friends making fun of her. The T-Birds turn up outside the house, and Rizzo impulsively sneaks off with Kenickie. Later, Sandy wanders outside, where she confronts her feelings about still being in love with Danny (Hopelessly Devoted to You, a song that did not appear in the original musical).

Rizzo and Kenickie park in a rundown part of town and make out passionately in the back seat of his car. The pair makes love, during which Kenickie's condom breaks. However, the couple is interrupted by Leo (Dennis C. Stewart)—leader of the T-Birds' rival gang, the Scorpions—and his girlfriend, Cha-Cha (Annette Charles). Leo then damages Kenickie's car. Kenickie takes the car to the school's workshop for a tune-up, and despite the fact that it is a "hunk o' junk" according to Danny, the latter manages to convince the boys that it could become a top-of-the-line sportscar (Greased Lightning).

Soon afterward, Danny sees Sandy having a milkshake with a jock named Tom Chisholm (Lorenzo Lamas). Regretting his unkind behavior, Danny attempts to win Sandy back by taking up sport. Although hopeless at everything in terms of basketball, wrestling, and baseball, Coach Calhoun (Sid Caesar) suggests he try his hand at track. Although Danny has a natural ability for running, he injures himself while Sandy is present. Sandy is worried in spite of herself, and goes to see if he is all right. After discovering Danny is not badly injured, she consents to date him again, and even considers letting him take her to the school dance. Unfortunately, their date at the Frosty Palace is interrupted when the T-Birds and Pink Ladies show up. Meanwhile, Frenchy, who left Rydell to pursue her dream of being a beautician, has had difficulty in all her classes at beauty school, eventually dying her hair bubblegum pink. She is at odds with what to do until her guardian teen angel (Frankie Avalon) appears to her and suggests she return to Rydell (Beauty School Dropout).

Rizzo and Kenickie break-up. During the school dance, which is also being broadcast live on national television, Rizzo attempts to get at Kenickie by going to the dance with Leo. However, Kenickie retaliates by going with Cha-Cha. Meanwhile, Danny takes Sandy and Doody takes Frenchy. During the dance competition, Danny and Sandy are the last couple left, but as Sandy is dragged away by Sonny, Cha-Cha, who is also an old girlfriend of Danny's, aggressively begins dancing with him. Danny and Cha-Cha ultimately win the contest, but during their spotlight dance, Putzie, Sonny, and Doody moon the cameras. In an attempt to make up with Sandy, Danny takes her to a drive-in movie, where he gives Sandy his ring, which she interprets as how much he cares about her. However, Danny makes several passes at Sandy, which cause her to run off. Danny realizes how much Sandy means to him (Sandy).

Rizzo tells Marty and Sonny that she missed a period and believes she might be pregnant, but makes them promise not to tell anyone. The rumor is soon spread around school, and When Kenickie offers to help, Rizzo rebuffs him, claiming that he isn't the father. A couple of days later, Kenickie and the T-Birds meet the Scorpions for a car race at Thunder Road. Everyone comes to watch except Rizzo, who can't face seeing Kenickie. Patty Simcox (Susan Buckner) and her friends joke about Rizzo's reputation, inciting Rizzo to vindicate her bad-girl image (There Are Worse Things I Could Do). Sandy, who misses Danny dreadfully, decides to try and patch things up between them at the race. Kenickie is knocked out when his own car door swings into his face, forcing Danny to race in his stead, and wins the race. Sandy is delighted but realizes she and Danny are still a world apart unless she takes drastic action (Look at Me, I'm Sandra Dee (Reprise)).

As the school year comes to a close, the group enjoys a carnival at the school. Rizzo reveals that she is not pregnant after all, and she and Kenickie are finally reunited. Danny has earned a letter in track, but the T-Birds resent his new image, viewing it as desertion. Sandy suddenly appears in a tight black outfit and leather jacket, looking more like Rizzo than herself, and is the center of attention at the carnival. She tells Danny that she has done it all for him, and he reciprocates, (You're The One That I Want). As they climb into Danny's car, it takes off into the air. The pair waves back to the others, who are still singing as Danny and Sandy fly off into the sky (We Go Together). The whole class waves goodbye followed by the credits rolling in the style of a yearbook.

Waawww.....6 Langkah Praktis Menebalkan Alis Mata


KOMPAS.com — Alis mata yang tebal ala Brooke Shields kabarnya sekarang jadi tren lagi. Jika alis Anda tergolong tipis atau tidak terlalu tebal, maka ada cara untuk menebalkannya dengan tetap terlihat alami. Berikut beberapa produk dan trik yang bisa Anda coba.

1. Bentuk dengan pensil alis. Brow artist dari New York City, Hibba Kapil, menggunakan pensil alis untuk membentuk bagian luar alis. Setelah itu, isi atau lukis bagian dalam alis yang sudah dibentuk itu.

2. Gunakan bedak. Anda bisa menggunakan bedak untuk membuat alis terlihat lebih terang atau lebih gelap. Ini tergantung dari warna rambut Anda, warna pakaian yang Anda kenakan, dan ketebalan yang Anda inginkan. Boleh dibilang, ini adalah keperluan utama. Oleh sebab itu, tak ada salahnya Anda berinvestasi tiga warna bedak, sikat, dan pinset.

3. Mainkan sikat alis. Untuk membuat alis terlihat lebih gelap (dan dengan sendirinya lebih tebal), tutul-tutulkan sikat secara miring ke dalam bedak, lalu sapukan ke alis mengikuti bentuk alaminya. Gunakan sikat alis dengan dua sisi sehingga Anda juga bisa menggunakannya untuk merapikan alis.

4. Pilih alat yang tepat. Alis yang lebih penuh tidak harus tampak rimbun atau mencuat di sana-sini. Gunakan pinset yang tajam dengan ujung yang miring untuk memastikan bahwa Anda hanya mencabut rambut yang tumbuh di luar lengkung alis.

5. Jangan mencabut berlebihan. Jangan terlalu sering mencabut alis. Jika Anda mencabutnya secara berlebihan (yang bisa terjadi karena awalnya Anda merasa bagian yang Anda cabut tidak sempurna), maka cobalah mengatasinya dengan conditioner alis seperti RevitaBrow. Produk ini mengandung bahan-bahan bergizi untuk membantu menumbuhkan bulu alis dengan cepat.

6. Gunakan "marker". Untuk melukis atau mengisi bagian dalam alis yang sudah dibentuk bagian luarnya, coba gunakan brow marker. Ujungnya sangat halus sehingga Anda bahkan bisa menggambar helaian-helaian bulu alis di dalamnya.

Minggu, 10 April 2011

Leadership Quotes


This collection of leadership quotes is a great source of inspiration. If there is a great leadership quote we missed, please add it in the comments below.
Leadership quotations can be a powerful part of your personal leadership development plan. Taking a few quotes from people you admire and spending some time, deeply thinking about the quotes, can help you better understand the mindset behind the leader. Over the course of a year, you can cover a number of leadership quotes and develop a much better understanding of the person behind the quote and how their perspective applies to your leadership style.



When nothing is sure, everything is possible.
~Margaret Drabble

This leadership quote speaks to the possibilities that exist when you and your team don’t have a bunch of preconceived ideas. Everyone is limited by what they are sure is possible. Without those barriers, the glass ceiling goes away.

In matters of style, swim with the current;
In matters of principle, stand like a rock.
~T. Jefferson
Thomas Jefferson’s leadership quote is a strong reminder about when to be flexible and when to stand strong. To often people are rigid on their style and flexible on their principles–the exact opposite of what he recommends.

And when we think we lead, we are most led.
~Lord Byron

Leadership is a give an take process as this leadership quote points out.

The only real training for leadership is leadership.
~Antony Jay

If you want to lead you have to practice leading as this leadership quote points out. Classroom experience isn’t nearly as valuable as actually leading people and learning from your mistakes.

The task of the leader is to get his people from where they are to where they have not been.
~Henry Kissinger

Kissinger knew that it was no great feat to get people to do something they had done before. Real leadership skill is getting them to do something they haven’t ever done or aren’t even sure is possible.

People are more easily led than driven.
~David Harold Fink
This leadership quote is an excellent reminder that leading is different than forcing people to do what you say.

Leadership should be born out of the understanding of the needs of those who would be affected by it.
~Marian Anderson
This leadership quote reminds us to see things from the perspective of the people whose lives we impact–a very important lesson for leaders in any position.

The leader has to be practical and a realist, yet must talk the language of the visionary and the idealist.
~Eric Hoffer

This leadership quote is an excellent way of explaining the proper balance for a leader between being realistic and being inspiring.

Do not follow where the path may lead. Go instead where there is no path and leave a trail.
~Ralph Waldo Emerson
This quote by Emerson reminds us to push into new areas and take people where no one has yet been.

The very essence of leadership is its purpose. And the purpose of leadership is to accomplish a task. That is what leadership does–and what it does is more important than what it is or how it works.
~Colonel Dandridge M. Malone

The colonel’s leadership quote shows that leadership needs to be focused on what it accomplishes instead of just being leadership for leadership’s sake.

Nearly all men can stand adversity, but if you want to test a man’s character, give him power.
~Abraham Lincoln

Where there is no vision, the people perish.
~Proverbs 29:18

Lead and inspire people. Don’t try to manage and manipulate people. Inventories can be managed but people must be lead.
~Ross Perot

Leadership is understanding people and involving them to help you do a job. That takes all of the good characteristics, like integrity, dedication of purpose, selflessness, knowledge, skill, implacability, as well as determination not to accept failure.
~Admiral Arleigh A. Burke

Never mistake knowledge for wisdom. One helps you make a living; the other helps you make a life.
~Sandra Carey

Good plans shape good decisions. That’s why good planning helps to make elusive dreams come true.
~Lester R. Bittel

I used to think that running an organization was equivalent to conducting a symphony orchestra. But I don’t think that’s quite it; it’s more like jazz. There is more improvisation.
~Warren Bennis

A new leader has to be able to change an organization that is dreamless, soulless and visionless … someone’s got to make a wake up call.
~Warren Bennis

The first responsibility of a leader is to define reality. The last is to say thank you.
~Max DePree

People ask the difference between a leader and a boss. . . The leader works in the open, and the boss in covert. The leader leads, and the boss drives.
~Theodore Roosevelt

The real leader has no need to lead – he is content to point the way.
~Henry Miller

All of the great leaders have had one characteristic in common: it was the willingness to confront unequivocally the major anxiety of their people in their time. This, and not much else, is the essence of leadership.
~John Kenneth Galbraith

The best example of leadership is leadership by example.
~Jerry McClain

Leadership should be more participative than directive, more enabling than performing.
~Mary D. Poole

The quality of a leader is reflected in the standards they set for themselves.
~Ray Kroc

To be able to lead others, a man must be willing to go forward alone.
~Harry Truman

If your actions inspire others to dream more, learn more, do more and become more, you are a leader.
~John Quincy Adams

The final test of a leader is that he leaves behind him in other men, the conviction and the will to carry on.
~Walter Lippman

Example is not the main thing in influencing others, it is the only thing.
~Albert Schweitzer

Leadership: The art of getting someone else to do something you want done because he wants to do it.
~Dwight D. Eisenhower

Do not follow where the path may lead. Go instead where there is no path and leave a trail.
~Harold R. McAlindon

Management is efficiency in climbing the ladder of success; leadership determines whether the ladder is leaning against the right wall.
~Stephen R. Covey

This is a nice explanation of the contrast between management and leadership. For more perspective on management see our list of management quotes.

A leader’s role is to raise people’s aspirations for what they can become and to release their energies so they will try to get there.
~David R. Gergen

Leadership is action, not position.
~Donald H. McGannon

He that cannot obey cannot command.
~Benjamin Franklin

Leadership and learning are indispensable to each other.
~John Fitzgerald Kennedy

The led must not be compelled; they must be able to choose their own leader.
~Albert Einstein

Leadership is practiced not so much in words as in attitude and in actions.
~Harold S. Geneen

Leaders must be close enough to relate to others, but far enough ahead to motivate them.
~John Maxwell

If your actions inspire others to dream more, learn more, do more and become more, you are a leader.
~John Quincy Adams

The manager asks how and when; the leader asks what and why.
~Warren Bennis

The very essence of leadership is that you have to have a vision.
~Theodore Hesburgh

A leader takes people where they want to go. A great leader takes people where they don’t necessarily want to go, but ought to be.
~Rosalynn Carter

Leaders are more powerful role models when they learn than when they teach.
~Rosabeth Moss Kantor

Good leaders must first become good servants.
~Robert Greenleaf

Humans are ambitious and rational and proud. And we don’t fall in line with people who don’t respect us and who we don’t believe have our best interests at heart. We are willing to follow leaders, but only to the extent that we believe they call on our best, not our worst.
~Rachel Maddow

I suppose leadership at one time meant muscles; but today it means getting along with people.
~Mohandas K. Gandhi

The key to successful leadership today is influence, not authority.
~Kenneth Blanchard

Most important, leaders can conceive and articulate goals that lift people out of their petty preoccupations and unite them in pursuit of objectives worthy of their best efforts.
~John Gardner

Leadership can be thought of as a capacity to define oneself to others in a way that clarifies and expands a vision of the future.
~Edwin H. Friedman

The best executive is the one who has sense enough to pick good men to do what he wants done, and self-restraint to keep from meddling with them while they do it.
~Theodore Roosevelt

A leader is a dealer in hope.
~Napoleon Bonaparte

Management is doing things right; leadership is doing the right things.
~Peter F. Drucker

Leadership and learning are indispensable to each other.
~John F. Kennedy

A sense of humor is part of the art of leadership, of getting along with people, of getting things done.
~Dwight D. Eisenhower

Innovation distinguishes between a leader and a follower.
~Steve Jobs

Beberapa Daerah/Bangunan Keajaiban Dunia

1.Banaue Rice Terraces di Filipina
Dari gambar ini kelihatan luar biasa, ya, sawah irigasi kuno yang berumur 2000 tahun. Terletak di gunung Ifugao Filipina, terkenal dengan sebutan Banaue Rice Terraces. Tidak muluk-muluk, tapi Filipina merasa cukup puas seandainya Banaue Rice Terraces ditempatkan sebagai “Keajaiban Dunia ke Delapan".

Diperkirakan, sawah yang ‘diukir’ di gunung Ifugo ini, dibuat dengan peralatan yang sangat tradisional oleh nenek moyang bangsa Filipin. Sawah petak ini berada di 1.500 meter di atas permukaan laut dan mengelilingi lereng gunung sejauh 10.360 kilometer persegi.

Yang luar biasa, nenek moyang sudah mengatur sedemikian rupa pengairan sawah yang berasal dari hutan yang berada atas persawahan itu. Penduduk setempat sampai hari ini masih menanam pati juga sayuran di sawah itu.

Erosi, merupakan salah satu ancaman bagi keberadaan sawah kuno ini. Karenanya, pemerintah juga warga sekitar sangat peduli hal ini, perawatan serta rekonstruksi dilakukan terus menerus, untuk menjaga kelestariannya.

2.Sigiriya di Sri Langka

Ini adalah sisa-sisa peninggalan istana kuno yang terletak di atas bukit batu. Sigiriya atau Batu Singa, begitu sebutannya. Terletak di Matale District, Sri Lanka, dikelilingi hutan, waduk, juga kebun. Letaknya yang unik, ditambah dengan pemandangan menakjubkan, membuat Sigiriya banyak dikunjungi wisatawan. Melihat dari udara, Sigiriya seperti lukisan kuno yang mengingatkan orang pada Ajanta Caves di India.

Sigiriya dibangun pada masas pemerintahan Raja Kassapa I yang memerintah dari 477-495 AD. Tempat ini adalah satu dari tujuh peninggalan kuno yang dimiliki Sri Langka. Diduga, Sirigiya didiami sejak masa pra-sejarah. Lalu, pada abad ke-5 BC, tempat ini dipakai sebagai biara.


3. Tower of Hercules di Spanyol

Menara Hercules adalah mercu suar kuno peninggalan Romawi yang terletak di semenanjung, sekitar 2,4 kilometer (1,5 mil) dari pusat Corunna, Galicia, barat laut Spanyol. Nama Corunna berasal dari kolom kuno. Tinggi tower ini 55 meter menghadap pantai Atlantik Utara, Spanyol. Mercusuar Hercules berusia 1900 tahun, peninggalan Romawi yang masih beroperasi hingga kini Konon, usia tower ini sudah mencapai 1900 tahun, direhabilitasi tahun 1791. Ini adalah mercu suar peninggalan Romawi yang hingga kini masih difungsikan.


4. Toru, Kota Kuno di Polandia Utara yang Masih Eksis

Toru adalah kota di Polandia utara, persisnya di Vistula River. Ini adalah kota kuno yang telah ada sejak 1100 BC yang sampai sekarang masih eksis. Kota ini adalah kota kelahiran Nicolaus Copernicus (Seorang astronom, matematikawan, dan ekonom. Teorinya yang terkenal adalah matahari sebagai pusat Tata Surya, menjungkirbalikkan teori geosentris tradisional —yang menempatkan Bumi di pusat alam semesta— dianggap sebagai salah satu penemuan yang terpenting sepanjang masa, dan merupakan titik mula fundamental bagi astronomi modern dan sains modern.

Teori ini menimbulkan revolusi ilmiah) Torun kota kuno di Polandia masih eksis hingga kini. Diduga kota ini sudah ada tahun 1100 BC Toru menjadi cikal bakal pemukiman pertama di daerah itu, diperkirakan telah ada sejak 1100 BC. Kota itu berkembang pada abad pertengahan, yakni abad ke 7 hingga ke 13. Kemudian Kesatria Teutonic membangun benteng di sekitar pemukiman, antara tahun 1230-31. Pada 1263, biarawan Franciscan menetap di daerah itu mengikuti Dominika pada 1239.

Kota ini semakin berkembang dengan dibangunnya kota baru di dekat Toru. Kedua kota ini berkembang menjadi pusat perdagangan penting pada abad pertengahan.
Kalau anda melihat potret ini, sungguh menarik. Tempat ini sejak dulu hingga sekarang banyak dikunjungi. Kalau dulu karena menjadi kota dagang, sedang sekarang menjadi kota wisata yang sarat dengan sejarah masa lalu.


5.Ajanta Caves di India
Goa Ajanta di Maharashtra, salah satu dari banyak peninggalan kuno yang ada di India. Yang menakjubkan di goa ini banyak terdapat lukisan juga patung-patung Buddha bernilai seni tinggi. Diperkirakan, monumen-monumen yang ada dalam goa ini mulai digarap pada abad ke 2 BC.

Tapi goa di Ajanta ini kemudian ditinggalkan. Selama 1300 tahun goa ini terbengkalai, di bagian luar, belukar tumbuh tinggi, akhirnya menjadi hutan yang otomatis menyembunyikan keberadaan goa ini. Tidak ada yang pernah tahu bahwa di sana tersimpan ‘warisan dunia’ yang luar biasa. Sampai akhirnya pada musim semi tahun 1819 seorang perwira Inggris, tanpa sengaja memasuki ngarai yang curam.
Semakin dalam dia masuk ke sana, dan dia luar biasa kaget karena ia menemukan sebuah pintu tersembunyi di salah satu gua. Inilah kunjungan pertama manusia setelah ribuan tahun. Ketika ditemukan goa itu hanyalah ‘rumah’ burung dan kalelawar serta binatang lainnya. Kapten Smith kemudian melakukan eksplorasi pertama untuk mengetahui ‘isi’ dari goa misterius itu. Nama Kapten Smith ini diketahui, karena yang bersangkutan menuliskan namanya pada dinding goa dan tahun kedatangannya. Ia menulis, “Kapten Smith, April 1819”.


6. Lembah Bunga di Himalaya
Lembah Bunga adalah lembah yang berada di ketinggian Himalaya. Para pendaki juga ahli botani menggambarkan lembah itu luar biasa indah, sudah ada sejak lebih dari seabad lebih, bahkan dalam mitologi Hindu, penggambaran keberadaan lembah ini sudah ada sejak jaman dahulu kala.

Hamparan yang lembut, padang rumput di selingi bunga-bungaan warna warni, sangat indah dan nyaris menyesakkan nafas memandangnya. Lembah bunga yang indah semakin lengkap dengan adanya background gunung dan hutan. Lembah bunga ini dinyatakan taman nasional (Nanda Devi National Park) pada 1982. Masyarakat setempat mengetahui keberadaan lembah bunga ini, mereka meyakini bahwa tempat itu dihuni oleh kawanan peri.


7. Metéora, Bangunan di Puncak Gunung Batu Athos, Yunani
Lihat gambar-gambar ini, pasti anda takjub. Bagaimana bisa sebuah castile bisa berdiri di puncak gunung batu. Terbayangkan betapa sulitnya pembangunan castle ini, padahal usianya sudah ratusan tahun. Ini adalah kompleks biara-biara ortodoks Timur paling besar dan paling penting di Yunani. Persisnya, biara-biara ini dibangun di puncak gunung batu Athos.

Ada enam biara di kompleks ini. Persisnya berada di kawasan Thessaly, dekat sunagi Pineios, pinggir baratlaut Yunani Tengah.Yang cuku menarik adalah akses menuju biara yang sangat sulit. Konon, dulunya untuk mencapai biara digunakan tanggap panjang atau semacam jala yang dipakai untuk menaikkan dan menurunkan barang, termasuk manusia. Dibutuhkan kekuatan iman untuk bisa mencapai biara ini.

Kamis, 07 April 2011

5 Cara Agar Tetap Langsing


Diet yang keliru membuat banyak orang gagal menurunkan berat badan. Pasalnya, diet dilakukan dengan beban dan perasaan tersiksa, dengan membatasi makanan atau bahkan tidak makan. Survei di Amerika menyebutkan, 91 persen orang yang melakukan diet gagal menurunkan berat badan, kata Puji Triharto, Master Hypnolangsing. Agar sukses melangsing, kata Puji, seseorang harus mengubah kebiasaan makan yang salah.

"Kebiasaan berubah kalau pikiran berubah. Karenanya, dengan memprogram kembali pikiran, Anda bisa menurunkan berat badan," jelas Puji saat talkshow "Eat What You Want & Stay Slim", di Tupperware Home, Jakarta Selatan, Selasa (5/4/2011).

Nah, jika pikiran sudah diprogram kembali, ada lima aturan yang harus dipatuhi agar langsing.

1. Makan ketika lapar
Pikiran yang sudah terprogram ulang, dengan sugesti dan self-hypnosis, membuat sinyal tubuh secara alami akan berfungsi, dan Anda tak mengabaikannya. Anda hanya akan makan ketika lapar.

"Lapar fisik datang berkali-kali sesuai jam tubuh. Saat malam Anda lapar (fisik) makan saja," kata Juli.

Makan saat lapar fisik sesuai jam tubuh inilah yang perlu dipatuhi. Kegemukan lebih disebabkan karena orang makan apa saja bukan karena lapar fisik, melainkan karena lapar emosi.

2. Makan yang Anda inginkan
Aturan kedua agar langsing adalah makan yang Anda inginkan, bukan yang dibutuhkan. Jika jam tubuh secara alami memberikan sinyal bahwa Anda mulai lapar, pilih makanan yang diinginkan. "Memakan makanan yang diinginkan membuat Anda lebih mudah menyingkirkan makanan. Makan yang masuk ke dalam tubuh adalah yang memang Anda inginkan. Dengan begitu, tubuh akan memberikan sinyal baik dan membuat Anda menolak makanan yang tidak diinginkan," lanjutnya.

3. Makan secara sadar
Agar langsing, Anda harus makan secara sadar. Artinya, menikmati kunyahan makanan agar Anda bisa merasakan perubahan rasa dari makanan yang Anda lahap. Dengan makan secara sadar, Anda akan mengetahui level netral. Anda pun terlatih untuk berhenti makan saat netral.

4. Berhenti makan saat netral
Seperti dijelaskan sebelumnya, Juli membagi sepuluh skala lapar (baca: Berhentilah Makan Saat Netral). Bagi yang ingin langsing, makanlah saat lapar dan berhentilah saat netral, sebelum merasa nyaman apalagi kenyang.

5. Tingkatkan jumlah langkah kaki
Terakhir, jalan kaki membantu Anda untuk melangsingkan tubuh. Langsing di sini tak sama dengan kurus, tetapi lebih kepada memiliki berat badan ideal, sehat, dan nyaman. "Tambahkan 2.000 langkah dari jumlah langkah yang saat ini sudah dijalankan per hari jika ingin langsing," jelas Juli.

Untuk bisa menjalankan aturan melangsing ini, Anda perlu mensugesti diri. Kadangkala, Anda juga membutuhkan bantuan terapi untuk bisa mensugesti diri dan memprogram kembali pikiran.

"Di sinilah peran metode self-hypnosis yang dilatih dalam program Hypnolangsing selama dua hari (lima jam per hari) untuk membantu mere-program pikiran pada mereka yang ingin langsing," tuntasnya.

Senin, 04 April 2011

AS Tertarik Ajaran Toleransi Agama Sunan Kudus

Para pelaku studi kebudayaan dan perbandingan agama-agama di Amerika Serikat tertarik mengetahui lebih lanjut ajaran toleransi antarumat beragama Sunan Kudus. Mereka menilai ajaran itu mampu menjadi bahan refleksi negara-negara lain yang bertikai atas nama agama.
Pengajar kebudayaan dan perbandingan agama-agama Universitas Arizona, Amerika Serikat, Prof Mark Woodward, menyatakan hal itu di Kudus, Jawa Tengah. Pernyataan itu mengemuka dalam dialog "Al-Quds, Jerusalem van Java" di Gedung Yayasan Menara Kudus, Sabtu (2/4/2011) malam.
Menurut Mark, ajaran toleransi Sunan Kudus yang menarik adalah pelarangan menyembelih sapi. Waktu itu, Kudus merupakan daerah taklukan Kerajaan Demak dari Kerajaan Majapahit.
Sebagian besar warganya beragama Hindu. Untuk menghormati mereka, Sunan Kudus meminta para pengikutnya tidak boleh menyembelih sapi.
"Sampai sekarang ajaran itu masih dianut masyarakat Kudus. Tidak mengherankan jika di Kudus terkenal dengan kuliner dari kerbau, bukan sapi, seperti sate dan soto kerbau," kata Mark.
Penulis "Al-Quds, Jerusalem in Java" itu mengemukakan, Sunan Kudus tidak pernah menutup Kudus bagi orang beragama lain. Dia ingin setiap pemeluk agama bergandengan tangan membangun kesucian dengan keyakinan dan cara masing-masing.
Tidak mengherankan jika Sunan Kudus menamakan kota taklukan itu sebagai Al-Quds yang berarti suci atau kudus. Nama Al-Quds itu berasal dari sebuah kota kuno di Yerusalem, dekat Masjid Al-Aqsa.
"Sunan Kudus membawa pula sebuah batu dari masjid itu dan meletakkannya di mimbar Masjid Menara hingga kini," kata Mark.
Mark menambahkan, potret toleransi antarumat beragama di Kudus itu bakal menjadi materi diskusi di Timur Tengah, India, dan Pakistan. Tujuannya adalah memberi gambaran pola hidup berdampingan antarumat beragama kepada kelompok-kelompok yang bertikai.
Secara terpisah, Penulis buku "Jejak Perjuangan Sunan Kudus dalam Membangun Karakter Bangsa", Nur Said, mengatakan, Sunan Kudus selalu mengedepankan hidup berdampingan dan membangun kedamaian antarsesama. Hal itu tergambar jelas dalam filosofi hidup orang Kudus, yang konon kerap disuarakan Sunan Kudus.
"Yen sira landep aja natoni, yen sira banter aja nglancangi, yen sira mandi aja mateni (apabila perkataan Anda tajam jangan untuk menyakiti, apabila Anda cepat jangan saling mendahului, apabila Anda memiliki kesaktian janganlah untuk membunuh)," kata Nur Said.

Kamis, 31 Maret 2011

Ada Tujuh Tipe Perempuan Berdasarkan Gaya Personal


SETIAP orang memiliki kepribadian berbeda-beda yang terproyeksi dari kecenderungannya dalam berbusana. Bagaimana pun, urusan gaya pada akhirnya kembali pada mengenal jati diri dan mengungkapkan siapa Anda sesungguhnya.

Nah, berikut ini adalah beberapa tipe perempuan ditilik dari gaya personalnya:

Romantis
Tipe perempuan romantis memiliki hati yang benar-benar lembut dan feminin. Dia menginginkan pakaiannya tidak mencolok, tapi tetap terkesan fun dan girlie sehingga kecantikannya lebih menjadi titik fokus. Lemari pakaiannya umumnya penuh dengan atasan beraksen ruffles, jaket lembut berpita, blus renda, dan rok atau gaun alih-alih celana. Pilihan warnanya pun di ujung spektrum yang lembut seperti pink hangat, biru langit, aqua, koral, atau salem. Tipe romantis juga lebih memilih mengenakan high heels daripada flats.

Diva
Sang diva selalu ingin menjadi pusat perhatian. Dia mungkin bukan perempuan tercantik di dalam ruangan, tapi selalu berhasil menarik perhatian orang-orang lewat gayanya yang seru, serta kepercayaan diri dan pesona yang dia pancarkan. Lemari sang diva cenderung diisi dengan warna-warna cerah, motif funky, desain riang dengan banyak aksesori yang mengagumkan. Saking inginnya menjadi pusat perhatian, dia tak akan ragu tampil dengan gaya ekstrem.

Sporty
Perempuan sporty gemar beraktivitas di luar ruangan. Gayanya santai, dengan karakteristik yang terlihat ramah dan gampang didekati, tanpa terkesan slebor atau asal-asalan. Setelan favoritnya terutama jins biru dan kemeja berkancing. Lemari pakaiannya umumnya diisi dengan busana santai, klasik, jins, serta flats. Tipe perempuan ini tidak terlalu menyukai aksesori karena tidak punya banyak waktu untuk berdandan. Sederhana dan nyaman menjadi motonya dalam bergaya.

Tradisional
Tipe perempuan tradisional menyukai gaya klasik dan memproyeksikan citra yang sangat tradisional, konservatif, dan formal. Soal busana, dia memilih praktis dan fungsional. Lemarinya dipenuhi dengan berbagai setelan jas, siluet-siluet klasik, dengan gaya yang sangat konservatif dan tidak banyak variasi warna. Menjadi modis tidak terlalu penting baginya.

Elegan
Tipe seperti ini menghargai fasyen sebagai simbol status. Citranya yang halus, agung, dan high maintenance terlihat dari tampilan yang dipoles rapi dan berbudaya. Tipe elegan selalu tampil tanpa cela dari ujung kaki sampai ujung rambut. Dia berinvestasi dalam pakaian dan perawatan karena mereka merupakan bagian penting dari gaya hidupnya. Lemarinya dipenuhi koleksi abadi dari desainer ternama serta busana-busana mewah. Baginya, kualitas sama pentingnya dengan gaya.

Provokatif
Tipe seperti ini merasa nyaman tentang dirinya sendiri, sehingga tidak ragu untuk tampil seksi dan menggoda. Pilihan gayanya menggambarkan sensualitas yang tak terbatas. Dia menyukai desain busana yang membentuk kontur tubuh. Lemari pakaiannya pun dipenuhi dengan berbagai koleksi menarik yang didesain untuk mengungkapkan dan menekankan daya tarik seksualnya. Gaun mini, high heels, serta pakaian dalam yang paling berani dipastikan mengisi lemari pakaiannya.

Eklektik
Penuh kejutan dan imajinatif. Dua kata itu layak menggambarkan tipe eklektik yang berjiwa bebas dan independen dalam urusan bergaya. Dia ingin menjadi nonkonformis dan menggunakan pakaian untuk mengekspresikan individualitasnya. Gaya berbusananya mungkin sulit didefinisikan, karena benar-benar mewakili dirinya. Lemari pakaiannya dipenuhi mulai dari barang-barang musiman, klasik, sampai trendi. Tapi, cara dia memadupadankan koleksi itulah yang menjadikannya unik dan tiada dua.

Jadi tipe manakah yang anda lirik Tuan...??

Rabu, 30 Maret 2011

The Legendaries Queen Band


Is this the real life? Is this just fantasy?
Caught in a landslide, No escape from reality
Open your eyes, Look up to the skies and see,
I'm just a poor boy, I need no sympathy
Because I'm easy come, easy go, Little high, little low
Any way the wind blows doesn't really matter to me, to me



Itu secuplik penggalan lagu legendaries Queen yang berjudul “Bohemian Rhapsody”. Pecinta rock tahun 1970-1990-an mana yang tak kenal lagu itu ? begitu pula hit lainnya macam “I Want To Break Free” “We Will Rock You” atau “We Are The Champion” lagu yang terakhir kerap dinyanyikan para supporter sepakbola yang klubnya menjuarai turnamen atau kompetisi.
Jelas tidak ada yang meragukan kelegendarisan band yang dibentuk tahun 1970-ad dengan formasi Freddie Mercury (Vokal),Brian May (Gitar),John Deacon(Bass) dan Roger Taylor(Drum). Bahkan menurut The Guinnes Book Of Record,album-album Queen bertahan selama 1.332 minggu atau 27 tahun pada tangga lagu di inggris. Bahkan legenda semacam The Beatles dan Elvis Presley pun tak bisa menandinginya. Bahkan pada tahun 2005, dengan nama Queen+Paul Rodgers(personel lama tinggal Brian May dan Roger Taylor),album Queen masih menduduki tangga lagu di inggris pada waktu yang lama. Tapi dengan semua prestasi itu Queen juga merupakan salah satu legenda music yang tak sekalipun mengangkat topi Grammy Awards.
Queen_biography
Tahun 1973, dua tahun setelah band itu terbentuk,Queen baru membuat album dalam naungan label EMI. Album perdana bertajuk Queen, disusul setahun berikutnya album Queen II. Keuanya sama-sama menangguk sukses. Hanya saja,sukses terbesar secara internasional baru ketika mereka merilis album Sheer Heart Attack(1974) dan Night At The Opera(1975). Selanjutnya kesuksesan demi kesuksesan mereka tengguk. Tercatat mereka merilis 15 album studio, 5 album live an banyak album kompilasi.
Meskipun tak pernah bubar, sejak kematian Mercury (1991) dan pengunuran diri Deacon(1997),dua personel tersisa hanya sesekali tampil dalam acara yang menghadirkan banyak band. Baru seteah menggandeng Paul Rodgers dengan nama Band Queen+Paul Rodgers(2004-2009),mereka kembali sering tampil,itu membuktikan bahwa queen tak pernah mati sebagai band.
Apa yang menyebabkna Queen melegenda? Beberapa pengamat music mengatakan itu karena mereka memainkan komposisi music yang beraras pada beragam genre yang sebelumnya. Sebut saja Heavy Metal,Hard Rock,Pop Rock,Disko Dansa,Progresive Rock,Blues Rock,Rock Psikodelik.liriknya pun mnyuratkan keberagaman genre dari Rock,Country,Ragtime,Opera,Gospel,Vaudeville hingga Folk. Yang paling fenomenal dari karya mereka adalah pelibatan penonton kedalam lagu mereka. Itu hal tersebut belum pernah dilakukan kelompok band lain contohnya lagu “We Will Rock You” dan”We are The Champions”
Kematian Tragis Mercury
Selama tahun 1988,kemunculan Mercury yang jarang memunculkan rumor bahwa penyanyi Queen itu mengidap AIDS. Dalam berbagai kesempatan,yang bersangkutan menyangkal bahwa dirinya hanya terlalu “kelelahan” dan sibuk untuk meladeni wawancara. Di sesela rumor itu Queen tetap produktif mengeluarkan album The Miracles dan Inuendo yang telah direkam pada tahun 1990 tapi baru dirilis setahun berikutnya karena terhambat oleh kesehatan Mercury. Meski kesehatannya terus memburuk Mercury masih ap berkontribusi saat bannya mengeluarkan kompilasi hit berjudul Greatest Hits II pada oktober 1991.
Namun pada 23 November 1991 Mercury meninggal yang dilaporkan karena AIDS. Tapi 24 jam berikutnya ada sedikit ralat bahwa ia meninggal karena pneumonia bronchial yang disebabkan AIDS. Upacara pemakamannya bersifat pribadi dalam tata cara agama Zoroaster yang dianut keluarganya. Yang jelas dari empat dari empat personel Queen Freddy Mercury memang paling menonjol,disusul popularitas Brian May yang terutama setelah kematian kawannya itu. Kematian itu tentu saja sangat berpengaruh pada Queen meskipun mereka tetap produktif hingga Deacon sang Drumer mundur pada tahun 1997.
Yang tak bisa dipungkiri,aksi Mercury di panggung tak pernah lepas dari ingatan fans Queen. Simpati terus mengalir kepadanya,juga banyak dari musikus lain. Dengar saja omongan Brian May mengenai Mercury : “..sepanjang waktu kamu mengenal Mercury sebagai sosok besar dan mumpuni,kami selalu mengaguminya” Bahkan,May pernah membuat single yang konon ditujukan untuk dirinya yang berjudul “Too Much Love Will Kill You”
Old_queen
Momen paling spektakuler adalah konser yang didedikasika untuknya pada 20 April 1992 yang bertajuk The Freddy Mercury Tribute Concert yang iadakan di staion Wembley,London. Lihat saja yang tampil saat itu Def Lepard,Lisa Stansfield,Elton John,David Bowie,Robert Plan,Tony Iommi,Annie Lennox,Guns n Roses,Extreme,Roger Daltrey, George Michael, Ian Hunter, Mick Ronson, Zucchero, Metallica, Lisa Minnelli, Elizabeth Taylor, dan Spinal Tap, dan tentu saja tiga personel Queen yang tersisa.
Itu bukan saja konser dedikasi luar biasa kepada seseorang yang tela meninggal,catat saja konser yang ditayangkan televisi itu ditonton sekitar 1,2 miliar orang. Pantas saja The Guinnes Book Of Record mencatatnya sebagai “konser paling menguntungkan dari para bintang Rock”. 20 juta poundsterling terkumpul yang selanjutnya didonasikan untuk penderita AIDS.
Bagaimanapun Queen telah menjadi bagian salah satu deretan daftar band legendaries yang paling saya suka….

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Berita Ringan - Premium Wordpress Themes